Back to Kompasiana
Artikel

Agama

Mashari Must Say

God see you, at least, like you see ants... :)

Basmallah: Wahyu Nabi Adam, Dikenal Agama Buddha?

OPINI | 04 February 2011 | 13:20    Dibaca: 1897   Komentar: 17   0

Kalimat Basmallah telah dikenal jauh sebelum Agama Islam datang, karena merupakan wahyunya Nabi Adam.

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sesungguhnya Basmallah itu adalah Bumbu dari semua kitab, tatkala Allah SWT menurunkan wahyu Basmallah kepada Nabi Adam AS, beliau berkata “wahai Jibril, nama apakah ini yang telah dipakai Allah SWT untuk pembuka wahyu”? Jibril menjawab “wahai Adam, inilah nama yang dengannya lah berdiri langit dan bumi, air mengalir, dan gunung tegak berdiri”".

Nabi Sulaiman pun juga mengenal kalimat Basmallah. Dalam Surah An Naml ayat 29-30, disebutkan “Berkata (Bilqis) : Hai para pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia. Sesungguhnya (surat) itu dari Sulaiman yang isinya “Bismillahirrahmanirrahim”.

Dan yang mengejutkan adalah, bahwa Basmallah juga terdapat dalam Agama Buddha. Dalam Vimalaprabha disebutkan “Dengan parang, mereka menggorok leher ternak dengan mantra dari Tuhan Mleccha, Bishimilla, dan kemudian memakan daging ternak yang telah disembelih dengan mantra Tuhan mereka. Mereka tidak makan daging ternak yang telah meninggal menurut karma mereka”.
Kalau kita cermati, ayat di atas menceritakan tentang tata cara umat islam dalam menyembelih binatang dan terdapat kata Basmallah yaitu Bishimilla. Padahal Vimalapraba itu telah ada sebelum Agama Islam datang.

Apakah semua ini kebetulan? Wallahu A’lam..

** dari berbagai sumber google, mohon dikoreksi bila salah..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pulang ke Solo, Presiden Kejutkan Arena CFD …

Niken Satyawati | | 24 May 2015 | 22:16

Kasus Ijazah Bodong, Kampus Ini Akan Somasi …

Abd. Ghofar Al Amin | | 25 May 2015 | 10:35

Dunia Lain Sinetron Kita …

Fandi Sido | | 25 May 2015 | 12:42

Beras Sintetis Beredar, Coba Pangan Lokal …

Suci Handayani | | 25 May 2015 | 09:21

Kompasiana-”Dayakan Indonesia” …

Kompasiana | | 11 May 2015 | 17:09


TRENDING ARTICLES

Wacana Menristek Opsionalkan Skripsi, Kabar …

Liafit Nadia Yuniar | 9 jam lalu

Cara Mudah Mendeteksi Gelar Palsu …

Ronny Noor | 10 jam lalu

Beras Plastik Buatan PDIP, KMP atau Mafia …

Imam Kodri | 11 jam lalu

Joko Widodo Presiden Kebetulan …

Muhammad Armand | 13 jam lalu

Etika Presiden Naik-Turun Pesawat dengan …

Daniel H.t. | 19 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: