Back to Kompasiana
Artikel

Agama

Agama dalam Korupsi

REP | 14 January 2011 | 20:32 Dibaca: 204   Komentar: 1   0

Agama merupakan salah satu hal yang sangat berhubungan erat dengan kasus korupsi, karena agama merupakan dasar dari segala kepercayaan dan keyakinan tiap individu. Dalam semua ajaran agama, tidak ada yang mengajarkan umatnya untuk berlaku atau melakukan tindakan korupsi. Namun pada kenyataannya, praktek korupsi sudah menjadi kegiatan yang tidak asing, dan secara sadar atau tidak, terjadi dalam berbagai aspek kehidupan, terutama kehidupan sehari-hari.

Sebuah negara agama tidak menjanjikan kebersihan negara itu sendiri dari praktek korupsi. Indonesia sebagai negara yang memiliki penduduk mayoritas Muslim, maupun negara-negara di Amerika Latin yang mayoraitas penduduknya bukan non-Muslim memiliki “citra“ yang serupa di mata dunia terkait dengan praktek korupsi yang terjadi di masing-masing negara.

Hukum korupsi dalam berbagai ajaran agama dan tradisi lain ada beragam, diantaranya yaitu:

Kristen: suap dapat butakan mata (hati), agar terus jaga tatanan hidup, hidup adalah perjuangan, takut kepada Tuhan, jauhkan koruptor.

Hindu: pemimpin korup tak akan hidup kembali, suap sebagai pintu masuk dosa, pendosa tak diakui oleh Tuhan dan kena karma, etika “kau rasakan apa yang kurasakan”, agar terus hidup sederhana.

Konfusianis: pendidikan beretika, pengendalian diri, pemerintahan akan hancur bila rakyat sudah tak menaruh kepercayaan terhadapnya.

Buddha: tujuan hidup yaitu nirwana (puncak), manusia korup akan tak bahagia.

Budaya: sebagai nilai hidup (wujud ide, aksi, dan benda), bersifat rohaniah, peradaban sebagai wujud jasmaniah, bersifat umum, peradaban lebih kearah budaya tinggi saja, relasi terdapat dalam teori budaya politik (fungsionaltias).

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Anggrek, Bunga yang Lebih dari Sekadar …

Hendra Wardhana | | 30 March 2015 | 08:35

Unik Toko Buku Menyediakan Ruang Baca …

Syaripudin Zuhri | | 30 March 2015 | 09:54

Masih Terasa Berat Berasuransi? Bagikan …

Kompasiana | | 19 March 2015 | 18:31

Siapa yang Merusak Bahasa Indonesia? …

Marniatun Labbang | | 30 March 2015 | 13:49

Blog Competition: Peningkatan Peran SDM dan …

Kompasiana | | 26 March 2015 | 16:37


TRENDING ARTICLES

Ketika Anang Hermansyah Kedapatan Duduk …

Edi Abdullah | 6 jam lalu

Laga Kontra Myanmar: Debut Bio Paulin dan …

Achmad Suwefi | 7 jam lalu

BBM Mau Naik Lagi? Tanya ke Jokowi …

Abd. Ghofar Al Amin | 7 jam lalu

Bangga Menjadi Tersangka Korupsi, Belajar …

Sang Pujangga | 7 jam lalu

Tawa Lega Tim Angket Ahok …

Axtea 99 | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: