Back to Kompasiana
Artikel

Agama

Dean Zeema

saya ayah dari putri yg manis sekali.

keselamatan dalam islam

REP | 09 January 2011 | 04:36 Dibaca: 1084   Komentar: 11   1

Jika anda umat islam yang mendirikan sholat maka akan tahu bacaan sholat pada saat Tahiyat awal dan akhir. “assalamualaina wa’ala ibadilahisholihin”……….keselamatan ku atas dasar  ibadah dan amal sholeh (mohon koreksinya jika saya salah mengartikannya).

Apakah ibadah dan amal sholeh tersebut?

Ibadah adalah perbuatan untuk menyatakan bakti kpd Allah, yg didasari ketaatan mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya; ibadat, sedangkan sholeh berarti kata sifat yang menunjukkan tentang prilaku seseorang yang taat dan patuh akan semua perintah dan Larangan Allah SWT. Jadi keselamatan umat islam itu dasarnya atas seluruh perbuatan ibadah dan amal sholehnya selama di dunia.

Namun jangan lupa bahwa dasarnya semua ibadah dan amal sholeh itu adalah iman sebagai pondasi umat islam. Tidak mungkin dia dapat beribadah jika dia sendiri tidak mengakui Allah SWT sebagai Robb nya dan Muhammad SAW sebagai RasulNya. Dan dalam Sholat itu sendiri pengakuan keimanan kembali diperkuat dalam bacaan setiap Tahiyat awal dan akhir.

Sebetulnya dalam posting ini saya cuma ingin menyampaikan pesan buat umat islam, bahwa yg membuat kita selamat dunia akhirat adalah ibadah dan amal sholeh kita yang didasari iman kita terhadap Allah SWT dan Rasulnya. Agama kita sudah lengkap dan sempurna mengajarkan kita bagaimana seharusnya kita menjalani hidup agar selamat di dunia dan akhirat. Rasul pernah bilang ” islam itu baik, maka  semua hal tentang islam adalah baik”. Jadi mari kita perkuat lagi keyakinan kita bahwa adalah benar ketika anda menjalani hidup sesuai dengan tuntunan Qur’an dan Hadis.

Jangan anda salah langkah yang akhirnya jadi kesia-siaan. Jangan antuma hanya jadi orang baik di dunia namun sengsara di akhirat. Ingat, benar menurut manusia belum tentu benar bagi Allah SWT. Namun benar menurut Allah SWT  sudah pasti benar bagi semua dan ukurannya adalah Al-Qur’an dan Hadist. Saya ingat nasehat ustadz, bahwa salah satu azab dunia yang paling berat adalah fitnah dunia, jadi ukurannya selamat di dunia adalah selamat dari fitnah dunia. Semua fitnah dan tuduhan yang di alamatkan kepada orang yang memegang teguh Al-Qur’an dan Hadis akan diangkat Allah SWT dan namanya akan dipulihkan lagi.

Bukankah Rasul pernah berpesan “nanti umatku yang menggenggam kebenaran, seperti menggenggam bara api”. Dan Kebenaran itu sudah pasti Al-Qur’an dan Hadist. Innalahha ma ana…………..

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Membayar Zakat Fitrah di Masjid Turki, …

Gaganawati | | 27 July 2014 | 22:27

Kiat Menikmati Wisata dengan Kapal Sehari …

Tjiptadinata Effend... | | 27 July 2014 | 19:02

Indahnya Perbedaan :Keluarga Saya yang Dapat …

Thomson Cyrus | | 27 July 2014 | 19:45

Ini Rasanya Lima Jam di Bromo …

Tri Lokon | | 27 July 2014 | 21:50

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Temuan KPK: Pemerasaan Pada TKI Capai Rp 325 …

Febrialdi | 26 July 2014 22:14

KPK Lebih Dibutuhkan TKI Ketimbang TNI, …

Fera Nuraini | 26 July 2014 19:21

Taruhan Kali Ini Untuk Jokowi dan Demokrasi …

Hosea Aryo Bimo Wid... | 26 July 2014 19:19

Surat Lebaran untuk Emak …

Akhmad Mukhlis | 26 July 2014 14:40

Daftar Kompasioner yang Berkualitas …

Hendrik Riyanto | 26 July 2014 13:29

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: