Artikel

Agama

Dhimas Lazuardi Noer

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Industrial engineer, kompasianer, blogger, biker, kaskuser, mahasiswer, dan pastinya hamba Allah :) [dhimaskasep.wordpress.com] [FB] [Twitter]

Muhasabah untuk akhirat


REP | 31 December 2010 | 18:13 Dibaca: 319   Komentar: 0   Nihil

Seperti biasa hari Jumat adalah hari yang ditunggu. Entah itu karena mendekati libur, ataupun karena ini adalah hari raya nya umat Islam (yang berefek pada jam istirahat siang lebih panjang dari biasanya :D ). Oh iya tentu saja, hari Jumat itu saatnya ada ibadah Jumat yang dilakukan sepekan sekali, yang kadang saya juga menyebutnya sebagai ibadah “solat saat dhuhur + khotbah ½ jam”.

Jumat kali ini saya beribadah di Masjid dekat tempat tinggal, sebutlah Masjid Al-Amin di daerah Bangbayang, Bandung. Saya sampai masjid tepat ketika adzan dikumandangkan. Datang ke masjid, menyimpan sendal butut agar tidak hilang (walaupun butut tetap harus disayang, ya ga?), berdiri mendengar adzan sampai selesai, sholat sunnah dua rakaat, lalu duduk anteng (ceilah) sambil mendengarkan khutbah Jumat.

Jujur, saya termasuk yang biasanya “khusyuk” kalau mendengar khutbah Jumat. Yah,, maklumlah udah tua, sering ngantuk-ngantuk gitu deh (alesan :P ). Apalagi kalau bahasa yang digunakan bahasa Sunda yang sebagian besarnya tidak saya mengerti. Biasanya khutbah di mesjid ini pakai bahasa sunda nu abdi teh teu ngartos. Walaupun sudah 6 tahun tinggal di Bandung, tetep saja cuma ngerti bahasa sunda nya sepotong-sepotong. Kumaha eta teh nya? Teu baleg

Kembali ke topik, khutbah Jumat kali ini membahas mengenai tahun baru. Kebetulan H-1 tahun baru 2011 jatuh di hari Jumat, jadi cukup tepat jika topiknya tentang bagaimana merayakan tahun baru. Alhamdulillah pakai bahasa Indonesia, jadi kendala bahasa tidak ada dan isi khutbah dapat dimengerti :D . Diawali dengan mengajak kepada keimanan dan ketaqwaan seperti biasa, kemudian khatib membacakan salah satu ayat terkenal, Al-Hasyr ayat 18. Kurang lebih terjemahannya sebagai berikut:

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Ini adalah salah satu ayat yang sangat menggugah jiwa dan raga saya (wedew). Ayat ini juga dijadikan “quotes” di profil facebook saya (#faktagapenting). Ayat ini merupakan sebuah perintah dan peringatan bagi untuk mengevaluasi diri kita tentang mempersiapkan amalan akhirat. Tentu saja hal ini menarik, karena biasanya resolusi yang saya tulis hanya berkutat pada setahun ke depan atau 10 tahun ke depan, dimana biasanya hanya didominasi oleh target target duniawi. Padahal, masih ada kehidupan lagi setelah itu yang harus kita persiapkan juga di dunia ini.

Kadang jadi pengen nangis sendiri. Banyak waktu yang terlewatkan dengan sia-sia. Kalau diingat-ingat, rasanya diri ini belum siap kalau harus menghadapi akhirat. Sholat jamaah masih sering bolong, tilawah jarang-jarang, sedekah cuma seadanya, bakti kepada orang tua juga masih jauh dari cukup, hhhh,,,, terus gimana nanti saat diminta pertanggungjawaban di hari akhir? masyaAllah….

Hmm, sebenernya saya ga tau lagi mau nulis apa di postingan ini. Mungkin coba ditutup dengan doa awal tahun. Doa ini sebenarnya doa yang bisa dibaca untuk menyambut tahun baru hijriyah, tapi sepertinya ga ada salahnya kita baca juga di tahun baru masehi ini.

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Wa shallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa ‘alaa fadhlikal-’azhimi wujuudikal-mu’awwali, wa haadza ‘aamun jadidun qad aqbala ilaina nas’alukal ‘ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa’ihi wa junuudihi wal’auna ‘alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu’i wal-isytighaala bimaa yuqarribuni
ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam

Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya. Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung. Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Nabi yang ummi dan ke atas para keluarga dan sahabatnya.

sumber gambar: yidio.com

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: