
katakan tanpa gugup . guguplah saat membukanya saja
Dibaca: 95
Komentar: 2
1 dari 1 Kompasianer menilai Inspiratif
Bayangan tentang pelajaran muamalat yang di dapat di bangku sekolah madrasah berbeda .dalam al qur’an banyak ayat yang mengandung tata cara bermualat .siapa yang menyalah gunakan di jamin neraka kenapa masih binggung .
Bayangkan ketika nasabah di negeri nabi ada hal yang di anggap lucu oleh orang indonesia.hal tersebut adalah ketika menambung di bank konvensional yang mendapatkan bunga bank tidak di ambil si nasabah.apa anda tahu kenapa hal tersebut bisa terjadi.
Bukan Kebodohan nasabah bank kovensional di negeri nabi,bukan pula tidak tahunya nasabah tetang bunga bank di bank konvesional .jangan jenengan bilang kebelinger.
Semua ini karena niat yang baik untuk menyimpan uang di bank agar aman dan terjaga sesuai dengan peraturan negara agar terhindar dari tindak kejahatan.

Bagi yang masih berpegang teguh kepada hukum Islam yang universal , maka berusaha agar kehidupannya berdiri di atas keadaan yang bersih dan halal.maka bank yang bersifat muamalat harus ada untuk menampung orang islam yang masih merasa mampu berbuat sesuai dengan ajaran islam.
Dalam perjalan yang masih muda di indonesia bank syariah ternyata masih belum nampak gaunnya seperti negeri tetangga.mungkin kurang paham nasabah pemula terhadap bank syariah perlu mengkolaborasikan dengan kultur budaya bank konvensional seperti cara syiar islam masa lampau saat awal islam masuk ke indonesia .
Karakteristik sistem perbankan syariah yang beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil memberikan alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan bagi masyarakat dan bank, serta menonjolkan aspek keadilan dalam bertransaksi, investasi yang beretika, mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan dalam berproduksi, dan menghindari kegiatan spekulatif dalam bertransaksi keuangan.
Dalam pikiran aku bertanya haruskah kemampuan memaknai tentang menambung harus di berikan dalam pendidikan madrasah.jangan sampai kita di tetawai orang negeri nabi “semampu apakah orang islam indonesia saat memaknai arti menabung yang sama dengan menyimpan dan celengan.