Back to Kompasiana
Artikel

Agama

Johan Asaf

hanya orang biasa saja yang lahir sampai kuliah tetep di kota budaya SOLO UNS kemudiaan selengkapnya

Antara Kristen, Katolik, dan Protestan

OPINI | 08 July 2010 | 02:29 Dibaca: 21819   Komentar: 8   0

sejak saya kuliah hingga sekarang, sekarang selalu ada pembedaan antara kristen dan katolik. yang menjadi pertanyaan adalah apakah benar bahwa kristen dan katolik itu berbeda?

ini menjadi pertanyaan saya seolah-olah bahwa kristen itu identik dengan kristen protestan yang lahir dari katolik, dan nama kristen akhirnya dianggap menjadi milik kristen protestan. teman-teman saya kalau saya menyebut nama kristen selalu berpikir kristen protestan, bukan kristen katolik.

apa sih kristen itu? bagi saya kristen adalah sebuah ajaran yang menuhankan Yesus sebagai jurus selamat. bukankah sebelum terjadi perpecahan antara kristen dan katolik, orang menyebutnya sebagai dunia kekristenan? jadi, nama kristen otomatis tidak hanya dimiliki oleh satu agama tertentu, tappi agama yang mengakui yesus kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat itu berhak menyebut dirinya sebaga orang kristen.Kristen berarti pengikut kristus.

Namun seiring perjalanan waktu maka pelabelan kristen menjadi milik kristen protestan semata sementara katolik memiliki jalannya sendiri. Apakah itu berarti umat katolik bukan pengikut kristus?kebenaran apa yang dianggap orang kristen menganggap bahwa kristen itu menjadi milik mereka? apakah karena pemisahan yangh dilakukan oleh martin luther sehingga mereka menganggap kaum mereka menjadi lebih benar dan mendekati ajaran kristus dibandingkan dengan umat katolik waktu itu?

harus diakui sejarah tidak berpihak pada umat waktu itu. dimana gereja sangat kuat peranannya bahkan akhirnya terjadi banyak penyelewengan yang membuat kaum bawah mengalami gejolak dan mencapai puncaknya dipimpin oleh marthin lutherdengan melakukan protes terhadap gereja. sebuah protes yang membuat marthin dikejar-kejar bahkan dianggap musuh gereja dan diijinkan untuk dibunuh karena dianggap menodai agama. sebuah awal mula dikenalnya kristen protestan. Apakah kemudian setelah muncul agama baru, kekristenan itu benar seratus persen? kenyataan agama baru kemudian memunculkan banyak denominasi, walau mereka tetap menyebut sebagai agama kristen, pengikuti kristus, sementara umat katolik menyebut mereka dengan umat katolik juga, bukan umat kristen.

apa sih arti katolik itu? apa ada yang bisa menjawab pertanyaan saya?karena dipikiran saya, kristen ya orang katolik dan kristen protestan, bukan kristen protestan saja. apakah pemaknaan ini mengalami salah kaprah di Indonesia atau memang yang benar adalah kristen itu untuk menyebut pemeluk kristen protestan? bahkan saat saya menyebut umat kristen protestan gitu, sesama pemeluk umat kristen menolak mentah0-mentah, karena mereka bukan berasal dari aliran protestan, tapi dari aliran karismatik dan sebagainya. memangnya di pembagian agama di Indonesia seperti itu, ada penamaan kristen in ikristen itu sesuai dengan aliran denominasi yang diikuti oleh individu yang bersangkutan.

mungkin ini juga kesalahan dari pemerintah indonesia yang menyebut katolik hanya katolik saja dan kristen akhirnya (dianggap) menjadi milik pemeluk agama kristen protestan semata, padahal sama-sama pengikut Kristus.. benar-benar bikin pusing, apalagi di agama kristen banyak sekali aliranĀ  yang kadang mengalami perbenturan dan menganggap alirannya paling baik dan paling benar. bagaimana dengan pendapat para kompasianer? terimakasih

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jakarta Community Tampil Semarak di Asean …

Tjiptadinata Effend... | | 02 September 2014 | 19:52

Modus Baru Curi Mobil: Bius Supir …

Ifani | | 02 September 2014 | 18:44

Beranikah Pemerintah Selanjutnya …

Dhita A | | 02 September 2014 | 19:16

Si Biru Sayang, Si Biru yang Malang …

Ikrom Zain | | 02 September 2014 | 21:31

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Kekuatan Jokowi di Balik Manuver SBY di …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Jokowi, Berhentilah Bersandiwara! …

Bang Pilot | 10 jam lalu

Menerka Langkah Politik Hatta …

Arnold Adoe | 12 jam lalu

Anies Baswedan Sangat Pantas Menjadi …

S. Suharto | 12 jam lalu

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: