Back to Kompasiana
Artikel

Agama

Ternyata Nabi Yusuf AS bukanlah Nabi Tertampan

OPINI | 14 June 2010 | 00:05 Dibaca: 14764   Komentar: 2   1

Kisah Nabi yusuf tentang ketampanan dan fitnah (cobaan dan godaan) karena ketampanannya Allah Sampaikan dalam Surat Yusuf. Karena saking tampannya membuat wanita wanita tak sadar mengiris tangan mereka sendiri. Dan hampir semua dari kita sepakat kalau Nabi Yusuf adalah manusia tertampan di dunia. Tapi tahukah Anda…? bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda “Kemudian aku berjalan melewati Yusuf dan ternyata dia telah diberi setengah dari ketampanan,”

Jadi wajah Nabi yusuf yg sangat elok itu ternyat hanya setengah dari ketampanan ….ketampanan siapa ?

Disini para ulama berselisih pendapat. Namun yg  paling kuat adalah bahwa Ketampanan Nabi yusuf hanya setengah dari ketampanan Nabi Adam dengan hujjah sebagai berikut;

Allah menciptakan Adam langsung dengan tangan-Nya yang mulia serta meniupkan kedalam dirinya ruh(ciptaan)-Nya.Dan Dia tidak menciptakan melainkan sesuatu yang paling baik.

Nabi Adam adalah penghuni syurga. Syurga meiliki keindahan yg tidak pernah dilihat oleh mata manusia dan tidak pula walau hanya membayangkan dalam benak. Ketika Nabi Adam turun ke bumi praktis dialah manusia tertampan di dunia.

Banyak orang mengira kalimat setengah ketampanan dalam hadits di atas adalah merujuk kepada ketampanan Nabi Muhammad SAW. Namun hujjah ini lemah karena tidak pernah kita dengar cerita atau hadits yg menceritakan Nabi muhammad digoda oleh perempuan karena ketampanannya, walau Nabi muhammad pun memiliki wajah elok dan rupawan.

Dan logikanya orang yg mempunyai ketampanan lebih tampan dari Nabi Yusuf mestinya punya kisah yg lebih heboh lagi dari Nabi yusuf. Terkecuali untuk Nabi Adam, siapa yang akan menggoda bapaknya sendiri ?

sumber: berita

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Manajemen Mudik …

Farida Chandra | | 25 July 2014 | 14:25

Quo Vadis Jakarta Baru? …

Shendy Adam | | 25 July 2014 | 14:41

Sensasi Rafting di Kali Oyo Gunungkidul …

Tri Lokon | | 25 July 2014 | 15:27

Keras, Tegas dan Tajam Suara Politik di …

Hendrik Riyanto | | 25 July 2014 | 12:45

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Dilema MK …

Akhmad Yunianto | 7 jam lalu

Kunjungan Clinton ke Aceh, Misi Kemanusiaan …

Rafli Hasan | 11 jam lalu

Demokrasi ala SBY Jadi Perhatian Pakar Dunia …

Solehuddin Dori | 12 jam lalu

Kebijakan Obama yang Bikin Ciut Nyali Orang …

Andi Firmansyah | 12 jam lalu

Mengapa Harus Jokowi yang Terpilih? …

Ryan Perdana | 13 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: